PEMERIKSAAN GIEMSA DALAM MENEGAKKAN DIAGNOSA PENYAKIT MATA

Pemeriksaan Giemsa ditemukan oleh Gustav Giemsa pada tahun 1900, menggabungkan bahan berupa methylene blue, dan eosin serta gliserol sebagai agen stabilitator. Pemeriksaan ini menggunakan warna polikromatik. Pemeriksaan Giemsa awalnya digunakan untuk mendeteksi parasit, seperti Malaria dan Treponema pallidum, namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan pemeriksaan ini digunakan untuk membantu menegakkan diagnosa pada penyakit atau gangguan pada…

Continue Reading

PEMERIKSAAN MATA PADA LANSIA

Pemeriksaan mata pada lansia perlu diperhatikan untuk upaya kesehatan yang aman dan berarti. Kemampuan indera penglihatan kita berubah seiring bertambahnya usia. Tak heran bila kemudian banyak dari kita perlu memakai kacamata atau lensa kontak seiring bertambahnya usia. Penglihatan adalah faktor yang penting bagi aspek kehidupan termasuk dalam proses pendidikan dan bermasyarakat (Abdillah et al., 2023).…

Continue Reading

Permasalahan Kesehatan Mata pada Geriatrik

Kehidupan seorang usia lanjut atau disebut geriatrik identik dengan penurunan fungsi adaptif kehidupan sehari-hari. Lansia akan melakukan proses penyesuaian diri dengan berbagai perubahan dalam dirinya karena berbagai permasalahan kesehatan yang terjadi dalam dirinya. Penurunan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri akan sejalan dengan pertambahan usia. Permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada lansia atau geriatrik adalah gangguan…

Continue Reading

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN DI OPTIK

Dalam mewujudkan kepuasan pelanggan, dibutuhkan faktor-faktor pembentuknya seperti  Product (Produk), Price (Harga), Promotion (Promosi), Place (Tempat), People (SDM), Faktor Emosional (Emosional Factor), Kualitas Pelayanan (Service Quality), Kualitas Produk (Product Quality). Faktor-faktor tersebut umumnya digunakan sebagai acuan untuk memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik akan selalu berbanding lurus dengan kepuasan konsumen. Karena pelayanan yang baik…

Continue Reading

PENENTUAN STATUS REFRAKSI

Status refraksi adalah keadaan atau kondisi yang menggambarkan perjalanan sinar – sinar sejajar dengan sumbu utama bola  mata yang jatuh di retina.  Pembiasan cahaya ini bisa jatuh tepat di retina, di belakang retina atau di depan retina tergantung keadaan bola mata.  Status refraksi mata dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keturunan (genetik), kebiasaan, faktor lingkungan,…

Continue Reading

PTERIGIUM

Pterigium berasal dari bahasa yunani yaitu Pteron yang berarti sayap (Wing). Pterigium merupakan jaringan fibrovaskuler yang menginfiltarsi konjungtiva bulbi, pada permukaan kornea, bersifat degenerative dan invasive, umumnya bilateral di sisi nasal, biasanya berbentuk segitiga dengan kepala/apex menghadap ke sentral kornea dan basis menghadap lipatan semilunar pada kantus. Pterigium adalah suatu perluasan fibrovaskular dari konjungtiva yang…

Continue Reading

TRICHIASIS

Bulu mata memiliki peran dalam melindungi bola mata, selain membuat mata tampak menjadi lebih indah. Namun, kadangkala bulu mata dapat tumbuh dengan arah yang salah yaitu mengarah ke dalam bola mata. Kondisi ini disebut dengan trikiasis dan merupakan kelainan yang sering ditemukan. Pada umumnya trikiasis ditemui pada orang dewasa, namun dapat juga terjadi pada anak-anak.…

Continue Reading

ARO GAPOPIN : KAMPUS UNGGULAN PENCETAK WIRAUSAHA OPTIK

Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi yang berfokus di bidang Refraksi dan Optisi. Refraksi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pemeriksaan mata dasar, tajam penglihatan dan pemeriksaan kelainan mata. Optisi adalah kegiatan yang berhubungan dengan proses pembuatan kacamata, pelayanan perkacamataan, dan lensa kontak, serta kegiatan di bidang kesehatan mata “Vision…

Continue Reading

ARO GAPOPIN PUSAT PENELITIAN MATA

Penelitian atau riset merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran Refraksi Optisi dan Optometry yang rutin di lakukan oleh mahasiswa dan akademisi ARO Gapopin. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun cara berpikir kritis, inovatif dan kreatif dalam melakukan kajian terkait kelainan mata yang terus meningkat pada masyarakat, sehingga menjadikan mahasiswa mampu memiliki passion menjadi peneliti untuk lebih mendalami, memahami, dan…

Continue Reading

TEST DUOCHROME ATAU BIKROMATIK

Test duochrome atau bikromatik umumnya digunakan sebagai pemeriksaan dalam menentukan refraksi subjektif monokuler untuk penglihatan spheris terbaik. Pemeriksaan ini didasarkan pada prinsip abrasi kromatik aksial yaitu pembiasan melalui unsur cahaya yang terlihat (visible light) yang berwarna merah yang memiliki panjang gelombang antara 625-780 nm dan warna hijau yang memiliki panjang gelombang antara 495-570 nm. Test…

Continue Reading